5 Group Band Indie Lokal

Hai kawan semuanya. Kembali lagi di blog kedua aku, bagaimana kabarnya? pasti baik dong.
Di blog kali ini aku akan membahas 5 band indie lokal yang menurut aku wajib didengarkan.
Pasti dari kalian pernah dengar band indie, tapi gak tau artinya.
Nah buat kalian yang  pernah dengar ,tapi enggak tau artinya aku bakalan jelasin.
Mari menyimak.

Yang pertama istilah Indie. Diambil dari kata Independent yang berarti merdeka, bebas, mandiri, dan tidak  bergantung (label musik). Banyak orang awam   menganggap kalo indie itu sebuah genre musik, seperti  rock, jazz, metal, pop, dan lain sebagainya. Anggapan itu enggak bener. Indie sendiri bukanlah suatu genre musik, melainkan sebuah gerakan musik yang bebas dan mandiri, nggak bergantung sama sebuah label musik atau sebagainya. Band Indie cenderung menciptakan lagu sesuai dengan apa yang mereka sukai dan genre yang mereka inginkan. Nggak jarang kalo lagu-lagu yang mereka ciptakan kebanyakan sangat anti-mainstream dari lagu-lagu di pasaran.

Segitu dulu penjelasannya. kalau masih bingung bisa dicari lebih lengkapnya di wikipedia.

Balik lagi ke topik. Ini ada 5 band indie lokal/Indonesia yang aku suka.
Mari kita mulai.

1. MOCCA
MOCCA band
Mocca adalah salah satu grup band yang paling ditunggu penampilanya oleh banyak pencinta musik indie tanah air. Band asal kota Bandung yang terbentuk pada tahun 1999 ini mempunyai formasi Riko Prayitno (Gitar), Arina Ephipania (Vokal dan Flute), Achmad Pratama (Bass), dan Indra Massad (Drum) ini mengusung aliran indie pop folk jazz swing bossa nova.
Lagu Secret Admirer dan Me and My Boyfriend pada album My Diary mampu melambungkan nama Mocca , bahkan salah satu perusahaan rekaman asal Jepang, Excellent Records memasukkan nama mereka ke dalam album kompilasi Pop Renaisance. Pada tahun 2004 akhirnya Mocca dapat menggelar penampilannya di Okinawa, Jepang.







2.  The Sigit

The S.I.G.I.T (The Super Insurgent Group of Intemperance Talent) adalah band Rock‘n Roll Indonesia berasala dari kota kembang Bandung. The Sigit digambarkan sebagai sebuah Rock Garage band dan sering dibandingkan dengan Wolfmother dan The Datsuns, bahkan kerap dijuluki sebagai ‘Indonesian Answer to Wolfmother‘ oleh beberapa media Australia. Rumornya, asal nama band mereka dikabarkan berasal dari ayah Rekti yaitu Sigit.
The Sigit berhasil menarik banyak perhatian pencinta musik indie dalam dan luar negeri sejak kemunculanya pada tahun 2005. Setelah peluncuran album mereka yang berjudul “Black Amplifier” The Sigit semakin terkenal bahkan mendapatkan kesempatan untuk menggelar konser di Australia dan Amerika. Aksi panggung yang menarik dan harmonisasi lagu yang pas membuat band ini selalu di tunggu oleh para pencinta musik indie tanah air. Ini band rock favorit heheheh.






3. Payung Teduh

siapa sih yang gak kenal band satu ini. Yang booming di chart lagu indonesia dengan lagu akad.
Nah membicarakan musik minimalis dengan irama yang mendayu-dayu tentu kita tak boleh melewatkan band yang satu ini: Payung Teduh. Band ini juga terbentuk secara tidak sengaja. Awalnya Is (gitar/vokal) dan Comi (bass) — yang kebetulan adalah dosen — sering memainkan musik di sekitaran danau UI. Mereka tak menyangkan bahwa banyak orang yang senang dengan permainan mereka hingga akhirnya mereka memutuskan untuk membuat band. Singkat cerita, Payung Teduh kini beranggotakan 4 personel yakni Is (gitar/vokal), Comi (bass betot), Cito (drum) serta Ivan (gitalele)

Payung Teduh menawarkan musik akustik dengan lirik-lirik yang puitis dan sarat filosofi. Lagu-lagu seperti Tidurlah, Untuk Perempuan Yang Sedang Dalam Pelukan serta Resah adalah lagu-lagu yang sudah akrab di telingan pecinta musik indie.







4. Float

Float merupakan sebuah band indie asal ibukota yang dibentuk tahun 2004. Band ini mulai dikenal oleh banyak orang ketika dipercaya oleh Mira Lesmana sebagai pengisi soundtrack di film 3 Hari Untuk Selamanya yang rilis tahun 2007. Beberapa lagu, termasuk Pulang, menjadi salah salah satu lagu yang menjadi soundtrack film tersebut. Float sendiri juga menawarkan jenis musik yang dominan akustik. Lagu-lagu mereka sangat nyaman untuk didengarkan dalam suasana santai yang kontenplatif. ini recommended juga nih






5. Banda neira

Banda Neira merupakan sebuah duo indie yang berangkat dari sebuah keiseingan. Duo ini beranggotakan Ananda Wardhana Badudu (gitar) dan Rara Sekar Larasati (vokal). Mereka berdua adalah teman akrab yang awalnya menjadikan musik sebagai keisengan untuk mengisi waktu luang. Duo ini memperkenalkan diri pada tahun 2012, bertepakan dengan selesainya proses studi Rara Sekar di Universitas Parahyangan, Bandung

Ada satu fakta unik dari duo ini. Rara, sang vokalis, ternyata adalah kakak kandung dari penyanyi solo Isyana Sarasvati. Banda Neira tampil dengan iringan gitar akustik yang sederhana namun manis dan nyaman di telinga. Beberapa lagu juga diringi dengan ketukan xylophone dari Rara. ini sih favorit aku, apalagi judul lagu yang patah tumbuh,yang hilang berganti. Tapi sayang group ini bubar di tahun 2016.








Nah mungkin segitu dulu pembahasannya. Sebenarnya masih banyak lagi group band Indie yang  aku saranin buat kalian dengerin. Berhubung 5 saja , biar tidak terlalu banyak.
mungkin next blog aku buatin lagi heheheh. kalau kalian kepo banget dengan group band inide  bisa klik aja.

Segitu dulu ya. mohon maaf kalau blog ini banyak kekurangannya hehehe. Sampai jumpa kawan:)


























































Komentar

Posting Komentar